Pemerintah Beri Klarifikasi Terkait Video Viral Jalan Rusak di Lokasi Pembangunan RSUD

Pemerintah Beri Klarifikasi Terkait Video Viral Jalan Rusak di Lokasi Pembangunan RSUD
PPID. MUNA BARAT. GO. ID Pemerintah memberikan keterangan resmi pada Sabtu (16/5/2026) menanggapi unggahan video viral di media sosial Facebook mengenai kondisi jalan rusak di area pembangunan rumah sakit baru. Klarifikasi ini dilakukan untuk menjelaskan penyebab kondisi jalur alternatif yang berlumpur dan langkah penanganan yang sedang diambil.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjelaskan bahwa jalan yang dikeluhkan masyarakat tersebut merupakan jalur alternatif sementara. Penutupan akses utama terpaksa dilakukan karena lokasi tersebut tengah digunakan untuk pembangunan gedung rumah sakit baru setinggi tiga lantai. Proyek strategis ini bertujuan meningkatkan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C guna menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat.

Terkait kondisi jalan yang rusak parah, Direktur RSUD mengungkapkan bahwa fenomena tersebut disebabkan oleh adanya aktivitas proyek di jalan tersebut serta intensitas hujan yang terus meningkat. Hal ini diperparah dengan melonjaknya aktivitas pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut akibat pengalihan akses karena pembangunan rumah sakit sedang berjalan. Struktur tanah di lokasi yang cenderung lembek juga menjadi faktor penyebab jalan mudah rusak saat dilewati kendaraan dalam volume tinggi.

Guna mempercepat penanganan, Direktur RSUD menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan penyedia proyek untuk bersama-sama melakukan pembenahan terhadap akses jalan alternatif tersebut. Saat ini, upaya perbaikan di lapangan sudah mulai berjalan.

“Pihak rumah sakit sudah mulai melakukan penimbunan pada titik-titik jalan yang rusak untuk mengurangi becek dan mempermudah mobilitas warga. Kami telah berkoordinasi dengan penyedia proyek agar bersama-sama bertanggung jawab dalam membenahi akses ini. Kami berkomitmen untuk terus memantau kondisi jalur alternatif selama proses pembangunan berlangsung,” ujar Direktur RSUD.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik, dan Persandian, La Ode Al Kadirun, meminta masyarakat untuk memahami situasi transisi ini. Ia menegaskan bahwa pembangunan gedung empat lantai tersebut adalah langkah penting untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di daerah.

“Kami menyadari ketidaknyamanan yang dialami warga, namun pembangunan ini merupakan kebutuhan mendesak agar RSUD kita naik kelas ke tipe C. Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan tetap mendukung proses pembangunan ini demi fasilitas publik yang lebih baik ke depannya,” pungkas La Ode Al Kadirun.

Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik Diskiominfo-SP Muna Barat)