PPID.MUNABARAT.GO.ID-Pembukaan Jambore Kader PKK dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026 berlangsung dengan penuh kehangatan. Nuansa kekeluargaan begitu terasa saat Bupati Wakatobi, H. Haliana, menyampaikan sambutan selamat datang di hadapan ribuan kader yang memadati Alun-Alun Merdeka.
Dalam pidatonya, Bupati Haliana secara khusus menyapa dan memberikan penghormatan kepada Ketua TP PKK Provinsi Sultra Arinta Nila Hapsari, Wakil Ketua TP PKK Sultra Ratna Lada Hugua, serta para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Sultra, termasuk Ketua TP PKK Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin. Sambutan hangat juga ditujukan kepada para tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat yang hadir.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Wakatobi, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sultra dan Ibu Ketua TP PKK Provinsi atas kepercayaannya menjadikan Wakatobi sebagai tuan rumah pelaksanaan jambore tahun ini. Ini merupakan kehormatan yang luar biasa bagi kami dalam menyambut seluruh jajaran TP PKK," ujar Haliana.
Sosok nomor satu di Wakatobi ini juga mengucapkan selamat datang kepada 1.080 lebih peserta dari 17 kabupaten/kota yang hadir langsung memeriahkan kegiatan ini. Haliana mengajak para tamu untuk menikmati keindahan alam serta ragam kuliner khas Wakatobi yang disajikan selama berada di daerah pariwisata tersebut.
Bupati Haliana memaparkan bahwa esensi dari pelaksanaan Jambore PKK dan HKG ke-54 tahun 2026 ini berjalan selaras dengan Asta Cita demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kelanjutan dan kemajuan bangsa selalu dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga, sebagai motor penggerak perubahan yang nyata.
"Manfaat dari 10 Program Pokok PKK dirasakan langsung oleh masyarakat karena menyentuh isu-isu krusial. Mulai dari pencegahan dan penanganan stunting, optimalisasi Posyandu, pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, hingga peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba serta komitmen melindungi perempuan dan anak," jelasnya.
Haliana juga menyinggung kondisi geografis Wakatobi yang memiliki tantangan tersendiri dalam hal jarak dan aksesibilitas antar-pulau. Ia menegaskan bahwa di tengah keterbatasan tersebut, setiap keluarga di Wakatobi tetap berhak mendapatkan pelayanan dasar yang setara. Di sinilah peran kader PKK diharapkan mampu hadir mengedukasi warga, termasuk mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Menutup sambutannya, Bupati Wakatobi memberikan apresiasi mendalam terhadap militansi para kader. Ia menyadari bahwa banyak sekali pekerjaan mulia yang dilakukan oleh kader PKK di lapangan tanpa sorotan kamera, namun manfaatnya langsung dirasakan secara nyata oleh keluarga dan masyarakat luas. Untuk itu, Bupati Wakatobi mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi demi hasil yang optimal.
"Terima kasih atas seluruh dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi, Bapak Gubernur, serta kerja keras panitia dari tingkat provinsi maupun lokal. Kami dari Pemkab Wakatobi akan terus berusaha memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik selama kegiatan ini berlangsung. Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan atau hal-hal yang tidak berkenan selama penyambutan. Semoga pertemuan besar ini memperkuat langkah bersama kita dalam memperbaiki kualitas keluarga Indonesia," pungkas Haliana.
Penulis : Wa Ode Hasrana, A.Md (Staf Diskominfo-SP)
Editor : Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik Diskominfo-SP)