Gaungkan Semangat Cinta Produk Dalam Negeri, Penampilan Defile Yel-Yel PKK Muna Barat Pukau Panggung Jambore Sultra

Gaungkan Semangat Cinta Produk Dalam Negeri, Penampilan Defile Yel-Yel PKK Muna Barat Pukau Panggung Jambore Sultra
PPID.MUNABARAT.GO.ID - Lomba Defile Yel-Yel dalam rangkaian Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026 di Kabupaten Wakatobi, menyajikan persaingan yang sangat ketat. Di antara 17 kabupaten/kota yang tampil, Kontingen Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Muna Barat (Mubar) menggaungkan pesan mendalam tentang penguatan ekonomi kerakyatan dan kelestarian budaya.

Memasuki lapangan dengan nomor urut 16, barisan kontingen Muna Barat diawali oleh pembawa papan nama daerah berpakaian Pramuka yang dibawakan oleh siswa SMA asal Wakatobi selaku tuan rumah. Tepat di belakangnya, menyusul sepasang putra-putri daerah yang tampil anggun dalam balutan busana adat tradisional Suku Muna sebagai pembuka jalan.

Formasi inti dari tim defile yel-yel Muna Barat ini menurunkan 15 personel utama. Tim terbagi menjadi 10 orang tim atraksi dan 5 orang pembawa properti sesuai tema yang diangkat. Penampilan tim utama juga ditopang oleh barisan pendukung yang terdiri dari 30 anggota PKK Muna Barat di bagian belakang. Walaupun 30 anggota pendukung ini tidak masuk dalam penilaian dewan juri tetapi kekompakannya menyajikan gerakan yang seirama dan memperkuat performa tim penampil utama.

Meski dalam pengumuman akhir dewan juri tim Mubar belum berhasil meraih juara, namun misi utama kontingen ini dinilai sukses. Di bawah nakhoda Ketua TP-PKK Kabupaten Muna Barat, Ny. Rhika Purwaningsih Darwin, tim defile Muna Barat berhasil menyampaikan pesan esensial tentang gerakan mencintai produk dalam negeri kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara.

Melalui yel-yel kreatif bertema "Cinta Produk Lokal, Bangga Karya Bangsa", Pokja III TP-PKK Muna Barat menyelipkan pesan edukasi mengenai keelokan kain tenun tradisional khas Muna Barat. Kreatifitas kain tenun yang ditampilkan berbentuk selendang, kipas, dan payung. Hal ini menjadi simbol dari keterampilan, ketekunan, dan kreativitas para pengrajin lokal yang terus menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah kemajuan zaman.

Penampilan ini juga menjadi langkah strategis TP-PKK Muna Barat dalam mempromosikan produk sandang serta kriya daerah. Harapannya, hal ini akan membuka peluang usaha dan mendukung kesejahteraan pengrajin di tingkat lokal maupun nasional.

Penulis : Wa Ode Hasrana, A.Md (Staf Diskominfo-SP)
Editor : Wa Ode Rahmatia, SP (Kabid Peng. Opini & Aspirasi Publik Diskominfo-SP)