TP PKK Muna Barat Kunjungi dan Beri Penguatan Korban Kebakaran di Desa Bakeramba

TP PKK Muna Barat Kunjungi dan Beri Penguatan Korban Kebakaran di Desa Bakeramba
Suasana haru menyelimuti lokasi bencana kebakaran di Desa Bakeramba, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Insiden yang terjadi pada Sabtu, 24 Oktober 2026 ini mengakibatkan empat (4) keluarga kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang berharga.

Menanggapi musibah tersebut, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Muna Barat, Kadiati Runa bersama anggota, turun langsung meninjau kondisi di lapangan pasca-insiden kebakaran pada Senin (26/10/2026). Perwakilan TP-PKK menyampaikan salam dari Ketua TP-PKK Kabupaten Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin yang belum sempat hadir di lokasi karena terbentur agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Tim Liputan Dinas Kominfo Muna Barat, kebakaran ini menimpa sebuah keluarga besar yang menempati empat bangunan rumah. Kobaran api berasal dari salah satu rumah kosong yang sudah sekitar delapan bulan tidak ditinggali. Api muncul secara mendadak dan memicu letusan yang diduga berasal dari korsleting aliran listrik. Cuaca yang sangat panas disertai hembusan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat merembet ke bangunan rumah di sekitarnya yang posisinya saling berdekatan.

Penanganan awal untuk tempat bernaung sementara bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal, di lokasi bencana kini telah terpasang 4 unit tenda darurat dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang digunakan sebagai posko pengungsian sementara.

Sebagai bentuk kepedulian demi meringankan beban korban, Kadiati Runa menyerahkan logistik sembako berupa beras, telur, mi instan, serta teh dan gula. Kadiati Runa menyampaikan permohonan maaf karena jumlah bantuan yang diserahkan saat ini masih terbatas. Wakil Ketua TP-PKK berharap dalam waktu dekat akan ada bantuan lanjutan yang mengalir dari pemerintah dengan jumlah yang lebih memadai.

"Semoga bantuan yang sedikit ini bisa bermanfaat, dan semoga seluruh keluarga yang tertimpa musibah diberi kekuatan serta kesabaran yang luas dalam menghadapi ujian ini," ucap Kadiati Runa di hadapan para korban.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, rombongan kemudian melihat langsung sisa-sisa amukan si jago merah. Dari total rumah yang terdampak, tiga unit rumah tampak rata dengan tanah tanpa menyisakan bekas bangunan. Sementara itu, dua unit rumah lainnya yang berdinding beton masih berdiri, tetapi kondisinya mengalami kerusakan yang sangat parah di berbagai sisi akibat jilatan api yang besar.